" Hendaklah tiap-tiap orang memperhatikan apa yang diusahakan ( sebagai bekal ) untuk hari esuk ." (QS.59 Al Hasr ; 18)
Maksudnya amal kebajikan untuk bekal di hari akherat.Ketauhilah bahwa setiap manusia memiliki nafsu ( keinginan sebagai tabiat ) untuk berbuat jahat.Nafsu merupakan musuh yang pertama dari bagian tentara iblis.Karena kekuatan syetan terletak pada hawa nafsu.Maka jangan beri kesempatan nafsu untuk menghayalkan hal-hal kosong yang penuh tipu daya.Ciri khas nafsu adalah merasa enak,lalai,santai,atau malas.Semua ajakan nafsu bersifat batil.Andai kita menuruti perintahnya ,lambat laun kita akan rusak.Atau lupa tidak memperhitungkan, kita pasti hanyut kesana dan sulit sekali menolak keinginanya padahal semua ajakanya membawa kita ke neraka.
Nafsu tidak bisa diajak ke arah kebajikan.Nafsu merupakan sumber bencana,dan itu merupakan salah satu simpanan tentara iblisyang bermuara pada kejahatan.Bilamana seorang hamba mengambil langkah berpikir (merenung dan menghayati) mengenai semua yang telah terjadi untuk mencari akheratnya,maka itu merupakan cara berpikir untuk membersihkan hati.Sebagaimana sabda nabi saw ;
"Berpikir satu jam lebih baik daripada ibadah setahun".Oleh sebab itu marilah kita menobati dosa-dosa kita yang lalu dan marilah kita berpikir untuk mendekatkan diri kepada Allah,menyedikitkan lamunan,mempercepat tobat,meninggalkan yang dilarang.Sabar mengekang nafsu dan tidak mengikuti keinginan hawa nafsu,sebab nafsu merupakan berhala.Dan barangsiapa bisa menyembah Allah dengan ikhlas,maka dialah yang bisa mengalahkan nafsu.
Rasulullah bersabda : " Terangilah hatimu dengan lapar,perangi nafsumu dengan lapar dan haus,dan ketuklah pintu surga dengan lapar dan haus juga.Dan pahalanya orang yang lapar seperti pahalanya orang yang berjuang di jalan Allah.Sesungguhnya tidak ada amal yang dicintai Allah kecualilapar dan haus.Sedangkan orang yang memenuhi perutnya tidak akan mampu memasuki kerajaan langit dan tidak pula merasakan manisnya ibadah ".
Tidak ada komentar:
Posting Komentar